Sejarah FKM UHO

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (FKM UHO) secara structural berdiri sebagai fakultas berdasarkan Permendikbud RI Nomor : 149 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Halu Oleo. Sebelum definif menjadi fakultas, FKM UHO telah melewati fase-fase perkembangan mulai dari Program Studi hingga menjadi Fakultas yang definitif. Pada awalnya, Program Studi Kesehatan Masyarakat UHO hanya merupakan Program Studi yang menjadi bagian dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UHO yang saat itu masih bernama FMIPA UHO, dan berada di bawah Jurusan Biologi. Ide awal pembukaan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat didasari atas surat permintaan Kepala Dinkes Provinsi Sultra Nomor : 810/1740/IX/2002 yang ditujukan kepada Rektor UHO pada bulan Mei 2002, tentang permintaan pembukaan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Permintaan tersebut  ditindaklanjuti  oleh  Rektor UHO saat itu dengan diterbitkannya Surat Keputusan Rektor Nomor :  150/SK/J29/PP/2002 tentang pembukaan Program Studi Internal Ilmu Kesehatan  Masyarakat.

Tahun 2002, penyelenggaraan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat dimulai dengan menerima mahasiswa Non Reguler. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar waktu itu, dilakukan kerjasama dengan FKM Universitas Hasanuddin dan Dinas Kesehatan  Provinsi Sulawesi Tenggara. Pada saat yang sama FMIPA sebagai penyelenggara Program Studi Internal Ilmu Kesehatan Masyarakat menyiapkan dokumen pengusulan Program Studi Kesehatan Masyarakat kepada Dirjen Dikti Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI dan permohonan rekomendasi dari Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Departemen Kesehatan RI. Selanjutnya, usulan tersebut melalui proses panjang, dan pada akhirnya tahun 2004 diterbitkan Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor : 3065/D/T/2004 tanggal 9 Agustus 2004 tentang Pembentukan Program Studi Kesehatan Masyarakat. Setelah memperoleh status definitif pada tahun 2004, Program Studi Kesehatan Masyarakat mulai menerima mahasiswa reguler  pagi  melalui seleksi lokal, karena pada tahun 2004 penerimaan mahasiswa baru jalur SNMPTN telah selesai.

Upaya peningkatan mutu penyelenggaraan Program Studi Kesehatan Masyarakat terus dilakukan, sehingga pada tahun 2008 Program Studi  Kesehatan Masyarakat berhasil meraih peringkat Akreditasi ‘B’ dari Badan Akretasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT Nomor : 026/BAN-PT/Ak-XI/S1/X/2008. Selanjutnya, berdasarkan Surat Keputusan Rektor UHO Nomor : 12a/H29/SK/PP/2011 pada tanggal 26 Januari 2011 Program Studi Kesehatan Masyarakat memperoleh peningkatan status menjadi Jurusan Kesehatan Masyarakat FMIPA. Pada tahun yang sama atas komitmen pimpinan Universitas Halu Oleo, melalui rapat Senat Universitas Halu Oleo memutuskan dan menetapkan pembentukan FKM UHO yang ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Rektor Nomor : 410a/SK/UN29/PP/2011. Demi peningkatan kualitas pelayanan akademik dan pengembangan organisasi FKM UHO, maka dilaksanakan berbagai strategi pengembangan melalui usaha perluasan akses akademik, penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan sumberdaya manusia, dan penyusunan dokumen fakultas berupa naskah akademik untuk diusulkan menjadi fakultas definitif. Kemudian, atas kerja keras pimpinan UHO, maka berdasarkan Permendikbud RI Nomor : 149 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Halu Oleo, FKM UHO menjadi fakultas definitif.

Saat ini, Jurusan Kesehatan Masyarakat FKM UHO dengan Program Studi Kesehatan Masyarakat telah memiliki empat peminatan, yaitu (1) Administrasi dan Kebijakan Kesehatan; (2) Kesehatan Lingkungan dan Keselamatan Kerja; (3) Epidemiologi dan; (4) Promosi Kesehatan. Terakhir, dalam pelaksanaan reakreditasi Program Studi Kesehatan Masyarakat FKM UHO tahun 2014, Program Studi Kesehatan Masyarakat kembali memperoleh peringkat Akreditasi ‘B’ berdasarkan SK BAN-PT Nomor : 159/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2014. Perkembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan masyarakat terus mengalami peningkatan, sehingga FKM UHO senantiasa menuntut dirinya untuk terus berupaya melakukan berbagai langkah pengembangan akademik serta organisasi untuk merespon berbagai perkembangan dalam disiplin kesehatan masyarakat tersebut.