SIKLUS PPEPP SPMI FKM UHO

Implementasi Standar Dikti membentuk sebuah siklus yang mencakup Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi pelaksanaan, Pengendalian pelaksanaan, dan Peningkatan (PPEPP) Standar Dikti sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundangundangan. Di dalam Pasal 52 ayat (2) UU Dikti disebutkan bahwa penjaminan mutu dilakukan  melalui 5 (lima) langkah utama yang disingkat PPEPP, yaitu Penetapan,  Pelaksanaan, Evaluasi (pelaksanaan), Pengendalian (pelaksanaan), dan Peningkatan Standar Dikti. Hal ini berarti bahwa kelima langkah utama tersebut harus ada dalam melaksanakan SPMI, bahkan merupakan hal terpenting dari SPMI di setiap perguruan tinggi. Mekanisme SPM Dikti diawali oleh perguruan tinggi dengan mengimplementasikan SPMI melalui siklus kegiatan yang disingkat sebagai PPEPP, yaitu terdiri atas: 

  1. Penetapan (P) Standar
  2. Pelaksanaan (P) Standar
  3. Evaluasi (E) pelaksanaan Standar 
  4. Pengendalian (P) pelaksanaan Standar dan 
  5. Peningkatkan (P) Standar
  1. Penetapan (P) Standar

Siklus pertama, Penetapan (P) Standar, yaitu kegiatan penetapan standar yang terdiri atas SN Dikti dan Standar yang ditetapkan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (FKM UHO) melalui Keputusan Dekan FKM UHO No. 07 Tahun 2020 Tanggal 2 Januari Tahun 2020. Penetapan dibuktikan dengan dokumen-dokumen SPMI sebagai berikut: 

  1. Kebijakan SPMI
  2. Manual SPMI
  3. Standar SPMI dan 
  4. Formulir SPMI
  1. Pelaksanaan (P) Standar

Siklus kedua, Pelaksanaan (P) Standar, yaitu kegiatan pemenuhan standar yang ditetapkan oleh FKM UHO. Pelaksanaan dibuktikan dengan dokumen-dokumen sebagai berikut: 

  1. Surat Keputusan Rektor Universitas Halu Oleo Nomor. 1240/UN29/SK/KP/2018 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat struktural (Jabatan Tugas Tambahan Dosen) di Lingkungan Universitas Halu Oleo termasuk Ketua dan Sekretaris Unit Jaminan Mutu dan Sistem Informasi FKM UHO
  2. Surat Keputusan Dekan FKM UHO tentang Pengangkatan Kelompok Kerja Jaminan Mutu (KKJM) Program Studi yang ada di FKM UHO
  1. Evaluasi (E) pelaksanaan Standar

Siklus ketiga, Evaluasi (E) pelaksanaan standar, yaitu kegiatan pembandingan antara luaran kegiatan pemenuhan standar dengan standar. Evaluasi dibuktikan dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut: 

  1. Evaluasi Eksternal (Akreditasi)
  2. Audit Mutu Internal (AMI) Program Studi Audit Mutu Internal (AMI) Unit Kerja yang dilaksanakan setiap tahun sejak tahun 2019
  3. Evaluasi Proses Belajar Mengajar (PBM) berupa Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) yang dilaksanakan setiap akhir semester
  4. Survei Kepuasan Pemangku Kepentingan, survei Kepuasan Dosen Terhadap Pengelolaan FKM UHO, Kepuasan Tenaga Kependidikan terhadap Pengelolaan FKM UHO, Kepuasan Mahasiswa terhadap Proses Pendidikan FKM UHO, Kepuasan Pengguna Alumni FKM UHO, Kepuasan Mitra Kerja Sama FKM UHO, Kepuasan Dosen Terhadap Pengelolaan SDM FKM UHO, Kepuasan Tendik Terhadap Pengelolaan SDM FKM UHO, Pemahaman Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran oleh Dosen, Mahasiswa, Tendik, Alumni & Stakeholder FKM UHO, Layanan Sistem Informasi FKM UHO, Layanan Ruang Baca FKM UHO. Layanan Laboratorium Kesmas FKM UHO, Layanan Laboratorium Terpadu FKM UHO dan Tracer Study.
  5. Laporan Kinerja Unit Penjaminan Mutu dan Sisteim Informasi (UJM dan SI) Fakultas yang dilaksanakan setiap Triwulan.
  6. Monitoring dan Evaluasi Pencapaian Visi, Misi, dan Rencana Strategi Fakultas yang dilaksanakan setiap tahun.
  1. Pengendalian (P) pelaksanaan Standar

Siklus keempat, Pengendalian (P) pelaksanaan Standar, yaitu kegiatan analisis penyebab standar yang yang tidak tercapai untuk dilakukan koreksi. Pengendalian dibuktikan dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut: Rapat Tinjauan Manajemen, selanjutnya ditindaklanjuti oleh pengeloa fakultas dengan melaksanakan rapat untuk membahas ketidak tercapaian standar, termasuk temuan dari hasil Audit Mutu Internal yang disampaikan melalui rapat tinjauan menajamen di universitas yang dilaksanakan oleh LPPMP, hal ini selalu dibahas dalam rapat pengelola yang dilaksanakan setiap triwulan, selain itu juga dibahas pencapaian kinerja setiap unit pengelola terhadap target yang telah ditetapkan oleh setiap unit pengelola termasuk kinerja UJM dan SI. Hasil survei kepuasan juga dibahas dalam rapat pengelola dengan dosen dan tendik yang dilaksanakan setiap semester untuk ditindak lanjuti oleh setiap bagian yang terlibat dalam pelayanan baik terhadap mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan. Setiap unit bertanggungjawab terhadap ketidak tercapaian standar yang telah ditetapkan untuk ditindaklanjuti.

Setalah kami menerima hasil AMI, kami berdiskusi terkait temuan hasil audit, beberapa temuan kami tindak lanjuti, AMI tahun 2020 banyak temuan yang tidak mencapai standar hasil dari AMI, kami menindaklanjutinya dengan melakukan perbaikan dan saat AMI tahun 2021 alhamdilillah, setelah dilakukan AMI, temuan kami berkurang menjadi 5 temuan. Salah satunya kami tidak memiliki kerjasama internasional dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian. Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, beberapa hari yang lalu Wakil Dekan II, Ketua Senat, bersama dengan ketua jurusan berangkat ke singapura untuk menjajagi kemungkinan kerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di singapura.

  1. Peningkatkan (P) Standar

Siklus kelima, Peningkatan (P) Standar, yaitu kegiatan perbaikan standar yang telah ditetapkan. Pelaksanaan dibuktikan dengan kegiatan sebagai berikut: 

  1. Benchmarking yang difasilitasi oleh Lembaga Pengembagnan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Universitas
  2. Mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh LPPMP Universitas terkait sistem pemjaminan mutu internal seperti kegiatan workshop, Pelatihan Audit Mutu Internal, Pelatihan Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal, Terlibat sebagai tim penyusun revisi SPMI universitas, dan juga terlibat sebagai Auditor Mutu Internal (kegiatan ini sekalian kami belajar terkait praktek baik dalam penjaminan mutu, apalagi jika yang kami audit itu sudah terakreditasi unggul).

Peningkatan standar dengan pelampauan terhadap Standar Nasional (SN) Pendidikan Tinggi (DIKTI) Nomor 3 Tahun 2020, Pelampauan standar di FKM UHO diantaranya:

  1. Berdasarkan Standar Nasional (SN) Pendidikan Tinggi (DIKTI) Nomor 3 Tahun 2020 pasal 26 ayat 1, hanya memberikan kategori nila A-E. Pelampauan Standar pada SPMI FKM UHO adalah memberikan rincian batas setiap kategori nilai A-E pada Standar Penilaian Pembelajaran.
  2. Berdasarkan Standar Nasional (SN) Pendidikan Tinggi (DIKTI) Nomor 3 Tahun 2020 pasal 27 ayat 1. Mahasiswa pprogram sarjana dinyatakan lulus apabila telah menempuh seluruh beban belajar yang ditetapkan dan memiliki capaian pembelajaran lulusan yang ditargetkan oleh Program Studi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lebih besar atau sama dengan 2,00 (dua koma nol nol). Pelampauan Standar pada SPMI FKM UHO adalah Mahasiswa program sarjana dinyatakan lulus apabila telah menempuh seluruh beban belajar yang ditetapkan dan memiliki capaian pembelajaran lulusan yang ditargetkan oleh program studi dengan IPK lebih besar atau sama dengan 2,76 (dua koma tujuh enam).
  3. Berdasarkan Standar Nasional (SN) Pendidikan Tinggi (DIKTI) Nomor 3 Tahun 2020 pasal 31 ayat 4, Jumlah Dosen yang ditugaskan untuk menjalankan proses pembelajaran pada setiap Program Studi paling sedikit 5 (lima) orang. Pelampauan Standar pada SPMI FKM UHO adalah Jumlah dosen tetap yang ditugaskan secara penuh waktu untuk menjalankan proses pembelajaran pada setiap program studi paling sedikit 6 (enam) orang
  4. Berdasarkan Standar Nasional (SN) Pendidikan Tinggi (DIKTI) Nomor 3 Tahun 2020 pasal 47, standar isi penelitian tidak ditentukan yang menetapkan kedalaman dan keluasan materi pada penelitian. Pelampauan Standar pada SPMI FKM UHO adalah Ketua LPPM UHO menetapkan kedalaman dan keluasan materi pada penelitian.
  5. Berdasarkan Standar Nasional (SN) Pendidikan Tinggi (DIKTI) Nomor 3 Tahun 2020 pasal 47, tidak menyatakan penelitian harus sesuia dengan roadmap perguruang tinggi. Pelampauan Standar pada SPMI FKM UHO adalah Melaksanakan penelitian sesuai roadmap penelitian UHO dan berorientasi kemaritiman dan perdesaan.
  6. Berdasarkan Standar Nasional (SN) Pendidikan Tinggi (DIKTI) Nomor 3 Tahun 2020 pasal 48. Tidak ada pernyataan tetang Laporan Penelitian oleh mahasiswa. Pelampauan Standar pada SPMI FKM UHO adalah Pelaporan penelitian meliputi laporan peneliti kepada LPPM, Fakultas, dan Jurusan/Ketua Program Studi di setiap akhir kontrak kegiatan, akhir Semester dan akhir Tahun Akademik.
  7. Berdasarkan Standar Nasional (SN) Pendidikan Tinggi (DIKTI) Nomor 3 Tahun 2020 pasal 49 tentang standar penelitian penelitian tdai menstandarkan batasan jadwal, monev, dan pelaksana monev. Pelampauan Standar pada SPMI FKM UHO adalah Peneliti melaksanakan penelitian sesuai jadwal yang ditetapkan, Peneliti menjalani monitoring dan evaluasi, menerima masukan, serta melakukan perbaikan, atas hasil penilaian Tim Reviewer Internal UHO, Dekan FKM UHO dan Ketua Jurusan/Koordinator Program Studi melakukan evaluasi dan perbaikan atas terlaksananya kegiatan FKM UHO selama satu tahun akademik dan menyampaikan dalam Laporan Kinerja Penelitian ke Kemenristekdikti.
  8. Berdasarkan Standar Nasional (SN) Pendidikan Tinggi (DIKTI) Nomor 3 Tahun 2020 pasal 49 tentang Standar Sarana dan Prasarana Penelitian tidak menstadarkan penyediaan sistem informasi penelitian. Pelampauan Standar pada SPMI FKM UHO adalah menyediakan sistem informasi untuk layanan administrasi penelitian dan layanan proses penelitian.
  9. Berdasarkan Standar Nasional (SN) Pendidikan Tinggi (DIKTI) Nomor 3 Tahun 2020 pasal 59 tentang proses pengabdian kepada masyarakat tidak mencantumkan tentang seleksi proposal dan pelaporan penagdian kepada masyarakat. Pelampauan Standar pada SPMI FKM UHO adalah Pelaksanaan pengabdian meliputi seleksi proposal, pemantauan dan evaluasi, pelaporan, dan diseminasi hasil pengabdian, peningkatan kapasitas pelaksana pengabdian, akses dan pengadaan daya dan layanan pengabdian, proses penilaian usul dan laporan akhir, dan Pelaporan pengabdian meliputi laporan pengabdian kepada LPPM, Fakultas, dan Jurusan/Ketua Program Studi di setiap akhir kontrak kegiatan, akhir Semester dan akhir Tahun Akademik.
  10. Berdasarkan Standar Nasional (SN) Pendidikan Tinggi (DIKTI) Nomor 3 Tahun 2020 pasal 60 tentang penilaian pengabdian kepada masyarakat tidak mmencantumkan monev pengabdian kepada masyarakat. Pelampauan Standar pada SPMI FKM UHO adalah Pelaksana pengabdian menjalani monitoring dan evaluasi, menerima masukan, serta melakukan perbaikan, atas hasil penilaian Tim Reviewer Internal UHO, serta Dekan FKM UHO dan Ketua Jurusan/Koordinator Prodi melakukan evaluasi dan perbaikan atas terlaksananya kegiatan FKM UHO selama satu tahun akademik dan menyampaikan dalam Laporan Kinerja pengabdian ke Kemenristekdikti.