ETIKA KESEHATAN MASYARAKAT FKM UHO

Etika kesehatan masyarakat adalah suatu tatanan moral berdasarkan system nilai yang berlaku secara universal dalam eksistensi mencegah perkembangan resiko pada individu, kelompok dan masyarakat yang mengakibatkan penderitaan sakit dan kecacatan, serta meningkatkan keberdayaan masyarakat untuk hidup sehat dan sejahtera.

Etika Kesehatan Masyarakat FKM UHO adalah:

  1. Mahasiswa dan dosen wajib berpakaian rapi (Larangan memakai Kaos Oblong dan Rokpendek) besih, berpenampilan menari, larangan minum alkohol, main judi, asusila, merokok, membawa narkoba, menjaga kebersihan kampus, dan tata krama yang baik serta sopan santun.
  2. Adanya penghargaan terhadap persamaan terhadap hak antara sesama sivitas akademika persamaan ras, serta persamaan dalam berbagai bidang lainnya.
  3. Sivitas akademika dituntut untuk berperilaku baikdalam berinteraksi dengan lingkungannya, menjunjung nilai-nilai kemanusiaan seperti hormat- menghormati, kasih sayang, membantu sesama.
  4. Sivitas akademika dituntut untukbertindak adil dan tidak mengambil sesuatu yang seharusnya menjadi hak orang lain.
  5. Sivitas akademika dituntut untukmelakukan sesuatu sesuai dengan kehendaknya sendiri selama itu tidak merugikan atau mengganggu hak-hak orang lain dan harus diikuti dengan tanggung jawab.

CIVITAS AKADEMIKA FKM UHO DITUNTUT MAMPU BEKERJASAMA DALAM TIM

Tenaga Kesehatan masyarakat merupakan tenaga kesehatan yang berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menggerakan pembangunan berwawasan kesehatan. Hal ini didasarkan atas kewajiban utama tenaga kesehatan masyarakat bersama dengan tenaga kesehatan lainnya adalah untuk mengupayakan masyarakat agar hidup sehat dan sejahtera baik dari segi fisik, mental, sosial dan ekonomi.Mengingat tujuan kegiatan dari tenaga kesehatan tersebut maka perlu menciptakan tenaga kesehatan masyarakat yang mampu bekerja sama dalam tim.

Nilai-nilai yang ditanamkan kepada mahasiswa FKM UHO adalah:

Kepercayaan

Setiap Civitas akademika dituntut untuk menumbuhkan sikap saling percaya dalam tim kerja dengan harapan setiap anggota mampu melaksanakan pekerjaan dengan sukses dan dipertanggunjawabkan. Dorongan Kepercayaan ini sangat penting untuk mencegah timbulnya konflik yang akhirnya pekerjaaan menjadi tindak tuntas

Ketulusan

Setiap Civitas akademika dituntut untuk menumbuhkan sikap ketulusan dalam kerjasama tim. Pekerjaan yang dilakukan dengan tidak tulus, akan mencapai hasil maksimal, lebih membanggakan dan akan menjadi achievement tersendiri bagi anggota tim.

Totalitas

Setiap Civitas akademika dituntut untuk menumbuhkan sikap  totalitas dalam timkerja demi suksesnya sebuah pekerjaan yang menjadi tanggungjawab bersama. Setiap anggota timkerja diberi tugas dan fungsi fungsi sesua dengan bidang dan keahlian masing-masing

Kekompakan

Setiap Civitas akademika dituntut untuk menumbuhkan sikap kekompakan dalam kerja tim sehingga memiliki pemahaman bersama dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai

Keadilan

Setiap Civitas akademika dituntut untuk menumbuhkan sikap keadilan baik dalam pembagian hasil kerja, pembagian beban kerja, dan perlakuan dengan sesama teman sejawat

Memahami keberagaman

Setiap Civitas akademika dituntut untuk menumbuhkan sikap keberagaman dalam kerja tim untuk mencegah perbedaan pendapat dan konflik yang akan terjadi

Kebersamaan

Setiap Civitas akademika dituntut untuk menumbuhkan sikap kebersamaan dalam tim kerja tanpa ada diskriminasi atas nam suku, agama, ras, sosial, budaya dan pendidikan

Kerjasama

Setiap Civitas akademika dituntut untuk menumbuhkan sikap kerjasama tim, saling menghargai, menghormati, memotivasi satu sama lain dan kekeluargaan sehingga tumbuh rasa kebersamaan

 

HUBUNGAN TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN MASYARAKAT

Kegiatan Edukasi dan Promosi

Dalam memasyarakatkan ilmu kesehatan masyarakat dan program kesehatan kepada masyarakat maka tenaga kesehatan menjadi pion pengerak perubahan dimasyarakat melalui kegiatan sosialisasi, komunikasi, edukasi kesmas dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan derajat kesehatan dimasa datang akan semakin baik. Kegiatan ini dilakukan baik melalui bakti sosial, PBL, dan hari kesehatan nasional.

Mitra pendidikan

Tenaga kesmas dan masyarakat telah bermitra sejak berdirinya prodi kesmas yang dilakukan melalui kegiatan pengalaman belajar lapangan dari tahun ke tahun. Hubungan mitra tersebut terus dibina sejak lama dan masyarakat sangat antusias dengan kegiatan PBL termasuk KKN

Pemberdayaan masyarakat

Dalam pemberdayaan masyarakat pada kegiatan PBL dan KKN, bentuk kegiatan yang dilakukan sangat banyak, misalnya bimbingan tehnis pembuatan SPAL/Jamban, pembuatan kerupuk sehat, pembuatan Toga, pembuatan Tempat Sampah, Pembuatan Sumur Gali, Pengolahan sampah dll.

Laboratorium Lapangan

Lingkungan masyarakat mitra telah dijadikan sebagai laboratorium lapangan untuk kegiatan praktikum, PBL dan KKN utamanya daerah pesisir dan kepulauan yang ada dalam jangkauan FKM UHO dengan jarak maksimal 100