PKM Kolaborasi Nasional FKM UHO dan FKM UNHAS Program Kampung Bajo Sehat

PKM Kolaborasi Nasional FKM UHO dan FKM UNHAS melaksanakan kegiatan program binaan terintegrasi dengan pengabdian merdeka belajar, Kampus Merdeka yang diketuai oleh Ibu Dr. WaOde Salma M.Kes. Salah satu program dari PKM yang dijalankan yaitu Kampung Bajo Sehat yang dilakukan oleh Bapak Dr. Syawal Kamiluddin Saptaputra, S.K.M., M.Sc yang bertempat Di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe, Senin (05/06/2023)

Peserta dalam kegiatan ini adalah para nelayan Di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe dengan tema Edukasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pada Nelayan Di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Sebagai Program Desa Binaan Kampung Bajo Sehat terintegrasi MBKM.

Kegiatan ini dilatar belakangi oleh kasus kecelakaan kerja pada nelayan yang sering terjadi di Indonesia. Nelayan adalah pekerja yang berisiko tinggi terkena kecelakaan dan penyakit akibat pekerjaannya di laut. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan pada nelayan antara lain cuaca buruk, peralatan kerja yang tidak memadai, kurangnya pelatihan dan pengetahuan tentang keselamatan kerja, serta kurangnya akses terhadap pelayanan kesehatan.

Dalam kegiatan ini sebelum pembawaan materi, dilakukan pre test terlebih dahulu kepada para nelayan Bajo setelah itu diberikan lagi post test untuk mengukur pengetahuan para nelayan setelah diberikan edukasi dimana terdapat reward  kepada 3 orang nelayan dengan hasil evaluasi yang baik.

Adapun tujuan dari dilakukan edukasi ini untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan para nelayan antara lain :

  • Mencegah penyakit akibat kerja dimana nelayan harus menggunakan alat pelindung diri yang sesuai, menjaga kebersihan diri dan kapal, serta menghindari paparan sinar matahari dan air laut secara berlebihan.
  • Meningkatkan kesadaran akan keselamatan kerja, nelayan perlu mendapatkan pelatihan yang mencakup pengetahuan tentang risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja, penggunaan alat pelindung diri, dan prosedur keselamatan kerja yang benar.
  • Meningkatkan pengetahuan Kehetan dan Keselamatan Kerja bagi Nelayan . Dengan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup, nelayan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan mereka.

Kegiatan ini dilakuakn dengan metode ceramah dan dilanjutkan dengan diskusi mengenai risiko kecelakaan kerja bagi nelayan serta sharing pengalaman antara pemateri dan nelayan. Berdasarkan hasil evaluasi (post test) pasca kegiatan edukasi, secara umumterdapat peningkatan pengetahuan bagi para nelayan terkait kesehatan dan keselamatan kerja.

Kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat bagi nelayan perlu terus ditingkatkan mengingat sektor ini merupakan sektor yang memiliki risiko tinggi terhadap penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja. Harapan dengan terlaksananya kegiatan ini dapat menjadi sumbangsih dari Fakultas Kesehatan Masyarakat dalam berkontribusi bagi peningkatan kesehatan dan keselamatan kerja sektor informal.