KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) VIRUS CORONA COVID-19

Dalam beberapa bulan terakhir, masyarakat digemparkan dengan kemunculan virus corona di China. Virus ini dilaporkan telah menginfeksi ratusan orang dan mengakibatkan kematian pada puluhan orang. Tidak hanya itu, virus corona juga telah menyebar kesejumlah negara, seperti Amerika, Jepang, Thailand, Taiwan, Korea Selatan, Makau hingga Singapura. Penyebaran yang kian meluas ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

Oleh karena itu, dihimbau kepada masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan tidak khawatir secara berlebihan menghadapi virus corona ini. Kendati begitu, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

Virus  corona dapat menimbulkan efek serius pada orang dengan penyakit kornis, seperti jantung, diabetes, liver, kanker dan lainnya. Sebab, kelompok tersebut mempunyai imunitas rendah sehingga rentan terkena serangan virus. Serangan virus ini pada orang dengan sistem imun lemah dapat mengakibatkan infeksi saluran pernapasan bawah yang lebih serius bahkan menyebabkan kematian.

Virus corona yang menginfeksi pada manusia umumnya memunculkan gejala, seperti flu, batuk, demam, dan sakit kepala. Pada orang dengan daya tahan tubuh kuat, gejala ini biasanya akan hilang atau sembuh dalam waktu tidak lama. Gejalanya sama persis seperti orang flu sehingga kadang membuat bingung. Namun, saat di hari kedua masih demam dan tiba-tiba sesak nafas harus segera dibawa kerumah sakit, apalagi yang habis pulang dari China karena ada risiko terinfeksi.

Penyebaran virus corona antar manusia terjadi melalui sejumlah cara. Antara lain lewat udara dengan batuk dan kontak dengan berjabat tangan atau menyentuh benda dengan virus di atasnya. Hingga saat ini belum ditemukan obat untuk virus corona. Namun demikian, tubuh dengan imunitas kuat virus ini dapat dilawan. Sementara pada orang dengan penyakit kronis, pengobatan dengan terapi suportif.

Namun virus corona akhirnya masuk ke Indonesia resmi diumumkan oleh pemerintah bakhan langsung dari Presiden Joko Widodo. Dua orang dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid-19 keduanya diketahui terkena infeksi virus tersebut setelah melakukan kontak dengan seorang warga negara Jepang yang berdomisili di Malaysia dan sebelumnya sempat bertemu di Indonesia.

Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan tambahan 7 pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19 pada Rabu, dengan bertambahnya kasus baru tersebut, total kasus virus corona Covid-19 di Indonesia menjadi berjumlah 34 orang.

Sebelumnya, salah satu pasien positif virus corona di Indonesia juga dikabarkan meninggal dunia pada Rabu. Pasien meninggal merupakan seorang perempuan warga negara asing (WNA) berusia 53 tahun. Menurut Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, pasien tersebut masuk ke rumah sakit dalam keadaan sakit berat. Ia diketahui memiliki riwayat penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan paru obstruksi menahun.

Dari seluruh kasus yang telah dikonfirmasi di Indonesia, 1 kasus penularan diduga terjadi secara local transmission atau penularan secara lokal. Sementara, pada 14 kasus lainnya, penularan diketahui terjadi di klaster Jakarta.

Dikonfirmasi bahwa dua telah dinyatakan sembuh dan kedua pasien tersebut telah menjalani pemeriksaan specimen sebanyak dua kali dan tes laboratorium menunjukkan keduanya negatif Covid-19. Kedua pasien telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit namun, keduanya diimbau untuk melakukan isolasi diri di rumah selama 14 hari.